Jumat, 05 Mei 2017

Nikahan



Kemaren akhirnya aku balik juga ke rumah di Darrasah (Kawasan deket kampus) setelah hampir sebulan numpang tidur --juga makan-- di Rumah Limas Mesir (Rumah daerahnya mahasiswa Sum-Sel di sini). Sebulan di sana bukan karena cuma tidur-tiduran atau seru aja ngobrol make bahasa Palembang sih. Lebih tepatnya karena ada job. Yups, aku sebut aja kerjaan biar keliatan keren. Hah.

Jadi di bulan April kemaren aku ikut bantu-bantu jadi panitia nikahan kakak senior. Mempelai laki-laki sama perempuannya orang Palembang semua jadi otomatis anak-anak Kemass (Keluarga Masyarakat Sumatera Selatan) yang dijadiin mayoritas panitianya. Termasuk aku.

Setelah hampir dijadiin bagian acara, akhirnya aku masuk ke bagian dokumentasi. Terutama dokumentasi video. Nah, kerjaannya anak-anak dokumentasi kan cuma pas hari-H (ngedokumentasiin) doang sama setelahnya (editing) kan ya. Tapi karena aku nggak ada kerjaan sebelum hari H, untuk pembuatan undangan diserahin ke aku juga. So, aku buat desainnya termasuk ngambil ke tempat cetaknya juga. Okeh.

Jadi, aku pikir wajar kalo aku bisa sampe hampir sebulan nginep di sana. Terutama pas masa-masa editing yang agak ribet ada masalah sana-sini --dan jadinya malah ikut ngerjain tugas orang lain. Tapi nggak apa-apa lah. Udah lewat juga. Dijadiin pembelajaran aja. Duh malah jadi curhat nggak jelas gini.

Tapi gimanapun, aku seneng jadi panitia dokumentasi kali ini. Apalagi aku dikasih tugas buat video sinematiknya berdua dengan kakak senior. Lumayan buat nambah jam terbang --dan malah kami jadi kepikiran buat tim khusus untuk wedding video (lumayan juga kan kalo diseriusin).

Kira-kira setahun yang lalu pas jadi panitia dokumentasi nikahan senior juga, akunya masih cuma bisa foto-foto doang. So, bisa dibilang ini peningkatan. Alhamdulillah. (Kalo kalian mau lihat hasilnya, videonya udah aku upload di YouTube. Kalian bisa klik di sini).

Eh, abis acara ada yang nanya, yang paling berkesan dari jadi panitia dokumentasi apa? Mudah aja jawabnya. Pasti nggak jauh-jauh dari baper. Hah. Ya iyalah. Pas Hari H yang isinya sweet-sweet semua gitu kitanya ditugasin buat dapetin semua momen sweet itu. Apalagi pas editing setelahnya. Apalagi aku ngeditnya malem-malem, sendiri juga di pojok ruangan. Jadinya malah ngelamun sendiri. --Bahkan ngelamun gini udah mulai dari jauh hari pas ngedesain undangannya. Hah. 
Paragraf di atas cuma canda. Jangan diseriusin.

Nah, jadi setelah hampir sebulan di sana, akhirnya aku pulang juga. Fuhh. 
Sekarang saatnya buat fokus ujian Azhar term dua. Waktu ujiannya nggak sampe sebulan lagi. Doanya ya. Yuk fokus fokus fokus. Menjauhlah kau baper.

Kairo, 01 Mei 2017.




Ahmad Rofiq

Author

Seorang mahasiswa biasa di Universitas al-Azhar Kairo

1 komentar:

5jvx47qasm mengatakan...

There are plenty of totally different promotions here, giving both new and current gamers the flexibility to boost their bankroll at any time. Ignition Casino isn't solely probably the greatest live casinos, particularly for poker and blackjack gamers. Land-based casinos took a big hit in the course of the pandemic, paving the best way|the way in which} for the net 카지노사이트 gambling sector to thrive. This upwards pattern continues to be growing, with every thing from ewallets to synthetic intelligence being applied on-line casinos. Live Casino’s provide a variant of many varieties of|several types of|various varieties of} Poker at the live tables. With straight up versus the dealer play and the options for high value progressive jackpots it’s a on line casino flooring traditional for gamers on-line.

 
biz.