Thursday, 23 July 2015

Happy 'Ied Mubarak 1436 H, Semuanya!




Allahu Akbar3x wa lillahilhamd..
Taqabbalallahu minnaa wa minkum, shiyaamanaa wa shiyaamakum..

Selamat hari raya Idul Fitri, kawan-kawan semua.

Gema takbir hari raya 'Ied sudah berkumandang. Alhamdulillah masih diberi Allah kesempatan untuk mengambil berkah dari bulan Ramadhan dan bisa sholat 'Ied berjamaah tahun ini.

Hari ini, Jum'at bulan Juli 2015, tepat seminggu sejak kita beramai-ramai mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid di hari yang penuh kebahagiaan tahun ini.

Tahun ini juga aku masih di negeri ini, Negeri Para Nabi, Negeri Kinanah, atau Negeri yang juga sering disebut dengan Negeri Seribu Menara.

Di hari lebaran ini, senang, sedih, haru, semua terasa.

Senang, karena masih memiliki kesempatan menjalani bulan Ramadhan.
Sedih, karena tahun ini masih belum bisa pulang dan berkumpul dengan keluarga di rumah.
Haru, 'ala kulli hal tetap bisa menjalani ini semua bersama-sama dengan teman seperjuangan disini.

Oke, lanjut ke ceritaku ya. Seperti biasa aku ingin berbagi ceritaku disini.

Lebaran tahun ini -disini, setelah ditetapkan dari sidang itsbat- berlangung pada tanggal 17 Juli 2015.

Aku bersama beberapa teman yang lain pukul setengah enam pagi sudah berangkat dari rumah menuju lapangan suq sayyarat, tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku.

Aku sudah sedikit terlambat. Ketinggalan beberapa takbir.

Hanya beberapa menit saja kami sudah selesai melaksanakan shalat 'Ied. Dan setelah itu? semua orang mulai sibuk masing-masing. (Tahu sendirilah :D)

Kami pun tentu tidak ingin meninggalkan momen ini.

Lapangan Suq Sayyarat, Hayy-10
Kemudian, satu-persatu orang-orang meninggalkan lapangan. Teman-temanku yang lain juga sudah pulang. Aku juga ingin pulang. Tapi aku ada kewajiban lain yang harus dilakukan.

Yups, untuk lebaran tahun ini aku mendapatkan amanah untuk mendokumentasikan kegiatan shalat 'Ied mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Mesir.

Para mahasiswa sebenarnya untuk shalat 'Ied memang biasanya tersebar di beberapa tempat. Seperti aku sendiri dari tahun kemarin shalatnya di lapangan ini. Teman-teman yang lain ada juga yang shalat di Masjid Al-Azhar, ada juga yang di Alexandria dan beberapa juga di daerah-daerah luar Kairo. Tapi umumnya di Kota Kairo.

Akan tetapi, ada juga yang mengikuti arahan ketua PPMI -Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia- untuk shalat di Masjid As-Salam, Kairo. Yang harapannya agar seluruh mahasiswa bisa bertemu satu sama lain untuk bersilaturrahim. Karena memang diluar hari 'Ied ini semua memiliki kesibukannya masing-masing.

Shalat di Masjid As-Salam ini juga sudah menjadi tradisi mahasiswa Indonesia itu sendiri.

Masjid ini disewa oleh PPMI setelah orang-orang Mesir shalat 'Ied. Jadi mereka shalat lebih dulu baru kemudian dipakai kembali oleh mahasiswa Indonesia.

Walau sudah tahu arahan itu, aku tetap sengaja untuk shalat di lapangan terlebih dahulu karena panitia memang dihimbau mengambil shalat yang pagi hari sekali, gabung bersama orang-orang Mesir. Jadi saat teman-teman mahasiswa lain sedang shalat, kami bisa melakukan persiapan lain untuk kegiatan seusai shalat nanti.

Aku sendiri yang bertugas sebagai Divisi Dokumentasi sibuk mengambil beberapa gambar baik sebelum, saat mereka sedang shalat dan sesudahnya.


Takbiran sebelum shalat


Saat shalat

Mendengarkan khutbah oleh Ust. Mahmudi Muhson, Lc., MA.
Bermaaf-maafan
Setelah acara di dalam masjid, mahasiswa diminta untuk tidak langsung pulang karena sudah disiapkan makanan sederhana yang dikoordinir oleh PPMI melalui kekeluargaan-kekeluargaan mahasiswa.

Setelah itu? masih lanjut dong. Eksis-eksisnya kan belum :D

Aku juga nggak mau ketinggalan untuk momen ini. Kreatifnya, PPMI ada menyediakan framing poto ala Instagram gitu.

Nah, gini nih. Kreatif kan?
Selesai itu semua, yang lain pulang, aku pun juga pulang :D

Udah gitu aja ceritaku kali ini.
Semoga ada manfaatnya ya.

Dan aku juga mendoakan semoga kita kembali dipertemukan oleh Allah dengan bulan Ramadhan di tahun yang akan datang, Aamiin yaa Rabb.. :)

*Catatan:
Mahasiswi Indonesia juga shalat disini. Tapi aku nggak nyimpen fotonya. Ada panitia dokumentasi yang cewek yang nge-handle itu. (Ya iyalah. Masa aku :D)


Ahmad Rofiq

Author

Seorang mahasiswa biasa di Universitas al-Azhar Kairo

 
biz.